Ma Petite Chambre

This is the Banda’s Blog

Sang Periang Itu Akhirnya Pergi Juga… December 28, 2007

Filed under: Everyday me — Banda Arya @ 4:01 pm

Kemarin tanggal 27 Desember 2007 mungkin menjadi hari yang cukup menyedihkan buat gw.

Awalnya sih biasa-biasa aja. Another boring day without not much things to do, beside watching some stupid movies. Tapi jam setengah 4 sore, nyokap gw berteriak dari kamarnya.

“AKI PA’I MENINGGAL!”

Langsung aja gw kaget setengah mati. Walaupun si Aki emang udah sakit sekitar semingguan, tapi gw gak nyangka aja bahwa hari itu menjadi hari terakhir dalam perjalanan hidupnya.

Well, Aki Pa’i itu adeknya Al-Marhum Nenek gw. Sebenernya gw gak seberapa deket sama dia. Bahkan mungkin bisa diitung berapa kali gw ngobrol sama dia. Maklum, beberapa tahun terakhir si Aki emang agak bermasalah dengan pendengaran. Jadi emang agak susyah berkomunikasi sama dia. Tapi di mata gw dan juga seluruh keluarga, si Aki merupakan orang yang sangat menyenangkan dan periang. Walaupun gak bisa denger, tapi dia selalu berusaha buat bercanda sama orang-orang.

Kenangan terakhiryang sangat gw inget adalah ketika si Aki berjoged dengan asiknya waktu kawinan Icha. Mungkin musik itu adalah musik pertama yang dia denger selama beberapa tahun terakhir. Itu pun dia denger karena musiknya emang gede banget suaranya.

3 Bulan lalu, ade nenek gw yang lain yang juga adenya si Aki, meninggal juga. Waktu itu si Aki sempet bilang sama nyokap.

“Seharusnya kita (si Aki) yang meninggal.”

Entah kenapa, si Aki emang bercita-cita untuk meninggal. Mungkin dia sudah jenuh dengan hidupnya yang sepi, tanpa suara. Mungkin dia sudah bosan berbicara hanya pada hatinya. Mungkin…

Waktu 3 bulan lalu itu, si Aki dan abangnya juga ade bungsunya yang masih hidup sempet bertaruh. Mereka bertaruh siapa yang akan lebih dulu menyusul pergi. Dan sekarang teka teki itu sudah terjawab.

Beberapa hari lalu, nyokap, bokap dan ade gw si Andra sempet nengok si Aki di RS. St. Carolus. Dalam keadaan setengah sadar si Aki yang entah berbicara dengan siapa memberikan nasehatnya yang terakhir. Dan gw rasa nasehat ini bisa ditujukan buat siapa saja. Dia bilang,

“Makan yang  banyak. Nanti kalo gak makan ngecewain yang ngasih makan.”

Buat yang diet, coba dengerlah nasehat kakek gw ini! Kurus bukan segalanya. Tapi menyenangkan orang lain jauh lebih penting dari sekedar terlihat baik.

Semalam waktu gw ngelayat, gw ngeliat wajahnya begitu tenang. Cita-citanya tercapai juga. Sang Periang itu akhirnya pergi juga….

Selamat Jalan Ki, sampaikan salam untuk Emak, Abah, dan yang lain di atas sana. Sampai bertemu entah kapan…

Nb: turut berduka cita juga buat rakyat Pakistan atas matinya demokrasi bersama tewasnya Benazir Butho. May she rest in peace.

Advertisements
 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s